Mereka bilang ini adalah kisah nyata ....

Jumat, 05 Juni 2009

Ada seorang bocah kelas 4 SD di suatu daerah di Milaor Camarine Sur (Filipina) yang setiap hari mengambil rute melintasi daerah tanah berbatuan dan menyeberangi jalan raya yang berbahaya dimana banyak kendaraan yang melaju kencang dan tidak beraturan.
Setiap kali berhasil menyeberangi jalan raya tersebut, bocah ini mampir sebentar ke Gereja setiap pagi hanya untuk menyapa Tuhan.
Tindakannya selama ini diamati oleh seorang Pendeta yang merasa terharu menjumpai sikap bocah yang lugu dan beriman tersebut.
"Bagaimana kabarmu Andy? Apakah kamu akan ke sekolah ?"
"Ya, Bapa Pendeta!" balas Andy dengan senyumnya yang menyentuh hati Pendeta tersebut.

kecuali dengan Tuhan Dia begitu memperhatikan keselamatan Andy sehingga suatu hari dia berkata kepada bocah tersebut,"Jangan menyeberang jalan raya sendirian, setiap kali pulang sekolah kamu boleh mampir ke Gereja dan saya akan menemani kamu ke seberang jalan . jadi dengan cara tersebut saya bisa memastikan kamu pulang ke rumah dengan selamat."
"Terima kasih, Bapa Pendeta."
"Kenapa kamu tidak pulang sekarang ?? Apakah kamu tinggal di Gereja setelah pulang sekolah?"
"Aku hanya ingin menyapa kepada Tuhan .. sahabatku."

Dan Pendeta itu segera meninggalkan Andy untuk melewatkan waktunya didepan altar berbicara sendiri, tapi kemudian Pendeta tersebut bersembunyi dibalik altar untuk mendengarkan apa yang dibicarakan Andy kepada Bapa di Surga.
"Engkau tahu Tuhan, ujian matematikaku hari ini sangat buruk, tetapi aku tidak mencontek walaupun temanku melakukannya . aku makan satu kue dan minum airku. Ayahku mengalami musim paceklik dan yang bisa kumakan hanyalah kue ini. Terima kasih buat kue ini Tuhan! . aku tadi melihat anak kucing malang yang kelaparan dan aku memberikan kueku yang terakhir buatnya . lucunya, aku nggak begitu lapar. Lihat, ini selopku yang terakhir. Aku mungkin harus berjalan tanpa sepatu minggu depan. Engkau tahu ini sepatu ini akan rusak, tapi tidak apa-apa .. paling tidak aku tetap dapat pergi ke sekolah.
Orang-orang berbicara bahwa kami akan mengalami musim panen yang susah bulan ini, bahkan beberapa temanku sudah berhenti sekolah . Tolong Bantu mereka supaya bisa sekolah lagi . tolong Tuhan ??
Oh ya, Engkau tahu Ibu memukulku lagi. Ini memang menyakitkan, tapi aku tahu sakit ini akan hilang, paling tidak aku masih punya seorang Ibu.
Tuhan . Engkau mau lihat lukaku ??? Aku tahu Engkau mampu menyembuhkannya, disini .. disini .. aku rasa Engkau tahu yang ini khan .....??
Tolong jangan marahi Ibuku ya ..??? dia hanya sedang lelah dan kuatir akan kebutuhan makanan dan biaya sekolahku .. Itulah mengapa dia memukul kami.
Oh Tuhan. aku rasa aku sedang jatuh cinta saat ini. Ada seorang gadis yang cantik dikelasku, namanya Anita ... menurut Engkau apakah dia akan menyukaiku ??? Bagaimanapun juga paling tidak aku tahu Engkau tetap menyukaiku karena aku tidak usah menjadi siapapun hanya untuk menyenangkanMu. Engkau adalah sahabatku.
Hei .. ulang tahunMu tinggal dua hari lagi, apakah Engkau gembira?? Tunggu saja sampai Engkau lihat, aku punya hadiah untukMu .tapi ini kejutan bagiMu. Aku berharap Engkau akan menyukainya. Ooops aku harus pergi sekarang."
Kemudian Andy segera berdiri dan memanggil Pendeta itu, "Bapa Pendeta....Bapa Pendeta..aku sudah selesai bicara dengan sahabatku, anda bisa menemaniku menyeberang jalan sekarang!"
Kegiatan tersebut berlangsung setiap hari, Andy tidak pernah absen sekalipun.
Pendeta Agaton berbagi cerita ini kepada jemaat di Gerejanya setiap hari Minggu karena dia belum pernah melihat suatu iman dan kepercayaan yang murni kepada Allah .. suatu pandangan positif dalam situasi yang negatif.
Pada hari Natal, Pendeta Agaton jatuh sakit sehingga dia tidak bisa memimpin gereja dan dirawat di rumah sakit. Gereja diserahkan pengelolaannya kepada 4 wanita tua yang tidak pernah tersenyum dan selalu menyalahkan segala sesuatu yang orang lain perbuat. Mereka juga sering mengutuki orang yang menyinggung mereka.

Mereka sedang berlutut memegangi rosario mereka ketika Andy tiba dari pesta natal di sekolahnya, dan menyapa "Halo Tuhan..Aku ...'
"Kurang ajar kamu bocah !!! tidakkah kamu lihat kami sedang berdoa ??!!! Keluar.!!!"
Andy begitu terkejut, " Dimana Bapa Pendeta Agaton .??? Dia seharusnya membantuku menyeberangi jalan raya . dia selalu menyuruhku mampir lewat pintu belakang Gereja . tidak hanya itu, aku juga harus menyapa Tuhan Yesus ini hari ulang tahunNya, aku punya hadiah untukNya ...."

Ketika Andy mau mengambil hadiah tersebut dari dalam bajunya, seorang dari keempat wanita itu menarik kerahnya dan mendorongnya keluar Gereja.

Sambil membuat tanda salib ia berkata "Keluarlah bocah ..kamu akan mendapatkannya !!!"

Oleh karena itu Andy tidak punya pilihan lain kecuali sendirian menyeberangi jalan raya yang berbahaya tersebut didepan Gereja. Dia mulai menyeberang. ketika tiba-tiba sebuah bus datang melaju dengan kencang disitu ada tikungan yang tidak terlihat pandangan. Andy melindungi hadiah tersebut didalam saku bajunya, sehingga dia tidak melihat datangnya bus tersebut.
Waktunya hanya sedikit untuk menghindar .. dan Andy tewas seketika.

Orang-orang disekitarnya berlarian dan mengelilingi tubuh bocah malang tersebut yang sudah tak bernyawa.
Tiba-tiba, entah muncul darimana ada seorang pria berjubah putih dengan wajah yang halus dan lembut namun penuh dengan air mata datang dan memeluk tubuh bocah malang tersebut. Dia menangis.
Orang-orang penasaran dengan dirinya dan bertanya, " Maaf Tuan. apakah Anda keluarga bocah malang ini ? Apakah Anda mengenalnya ?"
Pria tersebut dengan hati yang berduka karena penderitaan yang begitu dalam segera berdiri dan berkata," Dia adalah sahabatKu." Hanya itulah yang Dia katakan.

Dia mengambil bungkusan hadiah dari dalam baju bocah malang tersebut dan menaruhnya didadaNya. Dia lalu berdiri dan membawa pergi tubuh bocah malang tersebut dan keduanya kemudian menghilang. Kerumunan orang tersebut semakin penasaran...
Di malam Natal, Pendeta Agaton menerima berita yang sungguh mengejutkan.
Dia berkunjung ke rumah Andy untuk memastikan pria misterius berjubah putih tersebut. Pendeta itu bertemu dan bercakap-cakap dengan kedua orang tua Andy.
"Bagaimana anda mengetahui putera anda meninggal ?"
"Seorang pria berjubah putih yang membawanya kemari." ucap ibu Andy terisak.
"Apa katanya ?"
Ayah Andy berkata ,"Dia tidak mengucapkan sepatah katapun. Dia sangat berduka. Kami tidak mengenalnya namun dia terlihat sangat kesepian atas meninggalnya Andy sepertinya Dia begitu mengenal Andy dengan baik. Tapi ada suatu kedamaian yang sulit untuk dijelaskan mengenai Dirinya. Dia menyerahkan anak kami dan tersenyum lembut. Dia menyibakkan rambut Andy dari wajahnya dan memberikan kecupan di keningnya kemudian Dia membisikkan sesuatu ...

"Apa yang dia katakan?"

"Dia berkata kepada puteraku .." Ujar sang Ayah "Terima kasih buat kadonya. Aku akan segera berjumpa denganmu. Engkau akan bersamaKu." Dan sang Ayah melanjutkan, "Anda tahu kemudian. semuanya itu terasa begitu indah .. aku menangis tetapi tidak tahu mengapa bisa demikian. Yang aku tahu aku menangis karena bahagia .. aku tidak dapat menjelaskannya Bapa Pendeta, tetapi ketika Dia meninggalkan kami ada suatu Kedamaian yang memenuhi hati kami, aku merasakan kasihnya yang begitu dalam di hatiku.. Aku tidak dapat melukiskan sukacita didalam hatiku. Aku tahu puteraku sudah berada di Surga sekarang. Tapi tolong katakan padaku, Bapa Pendeta..siapakah Pria ini yang selalu bicara dengan puteraku setiap hari di Gerejamu ? anda seharusnya mengetahui karena anda selalu berada disana setiap hari, kecuali pada waktu puteraku meninggal ."
Pendeta Agaton tiba-tiba merasa air matanya menetes dipipinya, dengan lutut gemetar dia berbisik," Dia tidak berbicara dengan siapa-siapa,."


Kamis, 04 Juni 2009

Di sesen 2 ini saya mau melihat mengapa Yesus diijinkan menderita…………??
yesus berjalan di penderitaan Rasa sukur ku mungkin dalam karena Tuhan mengajariku lebih dewesa tuk melihat peluang dari penderitaan,sekarang kita lihat siapakah Yesus itu ……………??


Pasti berbagai bias menjawap YESUS adalah 100% manusia dan 100& roh ini jawapan saya dia manusia yang tidak ber cacat , tidak bercelah, Yesus tidak dikandung dari dosa tapi Dia di kendung oleh prawan melalui rohkudus.makanya benar Yesus 100% tidak samasekalipun ber cacat.

Saat kucoba tuk kembali lagi dari lamunan aku tersadar bahwa aku ini adalah umat pilihan Allah yang terpanggil ,sekarang ada pertanyaan mengapa duri dalam daging masih terselip di diri ini bila Tuhan Yesus bersama ku, kukira ini pertanyaan yang baik ternyata tidak !!!!!!!!,itu bukan stu pertanyaan melainka itu kurang ucap sukuran kita terhadap karya Tuhan yang begitu luar biasa!!!!!!!

Terkadang kita sebagai manusia sering ,menggerutu,mengeluarkan kata-kata untuk Tuhan kurang enak ,seperti mengapa…?ada apa…? Bagemana…? Kok bias….?sebenernya salah besar itu yang ingin sekali saya sampaika karena seharusnya kita bersukur atas pengeorbanan Dia Diatas kayu salip,bagaimana depresinya TUHAN ketika melihat penderitaan yang akan dialami Nya …? Bilakah Ia menyadari bahwa maut akan didepan NYA….?

Setiap kita pasti tidaktau.bahkan sebenarnya Yesus sadar dan tau siapakah Dia. Rupanya sejak kecil Ia merasaka siapakah panggilan istimewa bahwa Ia”harus ada dirumah Bapa Ku”(luk 2:49) .Namun Yesus sendiri sadar bahwa dirinya akan dipakai sebagai mesias dan kematian yang mengerikan ada bersama2 Dia .

bila begitu masihkah kita bertanya mengapa ….?? Ada apa…??? Dan lain-lain yang ingin saya sampaikan di blok ini adalah pengalaman saya bersama dengan TUHAN menganai kebersukuran kita terhadap Karya penebusa Yesus Kristus.

Saya tau mungkin saya ni anak yang terbuang dinata manusai, mengapa saya katakana itu kenyataanya orang tua dan keluarga membuang saya, mungkin saya seperti sampah,a awalnya sih saya sakit hati sakit yang dalam ketika itu saya belum begitu mau mendekat bersama tuha,saya masih seenakna aja saya pergi kemana aja yang penting hati saya senang tapi semua itu tidak ada gunanya.

Disatu malam yang sunyi jiwa ini merenung ,air mata keluar secara perlaha dan mulut tak bisa berhenti menyebut kebesaran Dia,tanisan semakin deras,dan memori terbuka ingatan masa lampo betapa bodoh dan begok nya aku ini, ku tak bias berhenti,tangisan ini tanpa sebap ku coba tuk diam dan tenang. tapi hati ini masih mengganjal ada Sesutu yang hilang dari diri ini entah sesuatu itu apa….?? Tapi yang kurasakan adalah rasa kecewaku terhadap diri aku yang dalam , semakin renunganku semakin masuk kedalam aq saemakin pedih rasanya hati ini, kucoba renung dan merenung aku tak bias lagi tuk berkata yang aku bias hanyalah menyalahkan keadaan aku ini.tiba-tiba disatu keheningan ku ada suara yang berbisik anaku aku selalu di sisih kamu,dak tau suara siapa darimana dating nya di tempat itu hanya aku bantal dan kasur yang ada, terdengar suara itu cukup berwibawa, halus, bila suara itu munncul ketenangan itu dating dan saya kembali lagi saya berfikir ……….??siapakah aku ini ………??untuk apa aku ini ……………??

sodara-sodara yang terkasih renungkanlak betapa dasyat nya Tuhan atas hidup ini,saya beberapa bulan ini mencoba tuk meninggalkan Tuhan, Tapi apa daya ini tuhan dasyat dam banyak segudang cara yang saya tau cumak satu ,senangkan hati DIA maka kamu akan diberi warisan yang luar biasa.